BANTEN (Wartamaritimindonesia.com) – Dalam momentum Hari Dermaga Nasional, PT
Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mengenalkan infrastruktur andal
Pelabuhan Ciwandan sebagai penopang aktivitas kepelabuhanan dan logistik
nasional. Infrastruktur tersebut mencakup fasilitas perairan, pelindung
pelabuhan, fasilitas tambat, hingga area daratan yang saling terintegrasi untuk
mendukung kelancaran arus kapal dan barang. Hal ini menjadi bagian dari
komitmen Pelindo Banten dalam menghadirkan layanan pelabuhan yang aman,
efisien, dan mampu menjawab kebutuhan bisnis pengguna jasa.
Sebagai
salah satu pelabuhan strategis di Provinsi Banten, Pelabuhan Ciwandan didukung
berbagai fasilitas tambat seperti dermaga, jetty, bollard, dan breasting
dolphin yang berfungsi menunjang proses sandar kapal secara aman dan lancar.
Keandalan infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga
kelancaran aktivitas bongkar muat serta mendukung pergerakan logistik yang
menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi.
Tidak
hanya melayani kapal niaga, dermaga yang dikelola Pelindo Regional 2 Banten
juga memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah pada periode
angkutan musiman seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) maupun Angkutan Lebaran.
Kehadiran infrastruktur yang memadai mendukung pelayanan kepada masyarakat
dapat berjalan lebih optimal, khususnya saat terjadi peningkatan mobilitas
penumpang dan distribusi barang.
“Dermaga bukan hanya tempat kapal bersandar,
tetapi menjadi titik temu yang menghubungkan aktivitas ekonomi, distribusi
logistik, dan mobilitas masyarakat. Karena itu, kami terus menjaga keandalan
infrastruktur agar pelayanan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat
bagi banyak pihak,” kata General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny
Ariadi.
Kinerja
operasional Pelabuhan Ciwandan turut menunjukkan kontribusi nyata infrastruktur
tersebut terhadap aktivitas kepelabuhanan. Sepanjang periode Januari hingga Mei
2026, Pelabuhan Ciwandan telah melayani 489 kunjungan kapal dengan total arus
kargo mencapai 1.857.275 ton. Dari jumlah tersebut, kargo curah kering
mendominasi sekitar 58,4 persen dari total volume yang ditangani, menunjukkan
peran penting pelabuhan dalam mendukung distribusi berbagai komoditas
strategis.
“Capaian operasional ini menjadi bukti bahwa
infrastruktur yang terawat dan dikelola dengan baik mampu mendukung kelancaran
layanan pelabuhan. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pelayanan dan
memastikan Pelabuhan Ciwandan dapat menjadi mitra yang andal bagi dunia usaha
maupun masyarakat dengan melayani sepenuh hati,” tutup Benny Ariadi.
Selain
itu, Pelindo Regional 2 Banten menjamin kelancaran layanan dan bisnis melalui
penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Hal ini
sangat penting mengingat operasional di wilayah pelabuhan harus menerapkan
manajemen operasional zero mistake untuk menjaga kelangsungan bisnis perusahaan
dan para mitra.
Melalui
momentum Hari Dermaga Nasional, Pelindo Regional 2 Banten menegaskan
komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang berkualitas
melalui pengelolaan infrastruktur yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi
pada kebutuhan pengguna jasa. Dengan dukungan fasilitas yang terus dijaga
keandalannya, Pelabuhan Ciwandan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam
memperkuat konektivitas logistik serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan
nasional.
(Red.
WMI/Andi R. R).





.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar