JAMBI (Wartamaritimindonesia.com) – IPC Terminal
Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal
Kerinci ke Mesir melalui layanan terminal petikemas yang andal dan terintegrasi
di Terminal Petikemas Talang Duku. Pengiriman sebanyak 19,2 ton green bean kopi
robusta ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi
komoditas unggulan Provinsi Jambi sekaligus meningkatkan daya saing produk
lokal di pasar global.
Pengiriman kopi
robusta Kerinci ke Mesir berlangsung di tengah tren positif kinerja ekspor
komoditas perkebunan Provinsi Jambi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Jambi, nilai ekspor kelompok komoditas kopi, teh, dan
rempah-rempah meningkat dari US$1,12 juta pada Maret 2026 menjadi US$2 juta pada
April 2026. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin terbukanya peluang pasar
internasional bagi komoditas unggulan daerah sekaligus menunjukkan daya saing
produk asal Jambi yang terus meningkat di pasar global.
Kegiatan pelepasan
ekspor turut dihadiri oleh perwakilan Bea Cukai Jambi, Badan Pengurus Daerah
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Jambi, Badan Pengurus
Cabang (BPC) HIPMI Kota Sungai Penuh, serta sejumlah pemangku kepentingan
terkait. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud kolaborasi dalam
mendorong komoditas unggulan Jambi agar semakin kompetitif dan mampu menjangkau
pasar internasional yang lebih luas.
Terminal Head IPC
TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji S, mengatakan bahwa pengiriman kopi robusta
Kerinci ke Mesir menjadi salah satu bukti bahwa komoditas unggulan daerah
memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar global apabila didukung oleh
ekosistem logistik yang terintegrasi. "Pengiriman kopi robusta Kerinci ke
Mesir menjadi bukti bahwa komoditas unggulan daerah memiliki daya saing di
pasar global. Kami memastikan kesiapan layanan terminal dan logistik agar
proses ekspor dapat berjalan lancar, efisien, dan tepat waktu sehingga
mendukung pertumbuhan perdagangan internasional dari Jambi," ujar Wedhar.
Ia menambahkan bahwa
Jambi memiliki beragam komoditas unggulan yang berpotensi untuk terus
dikembangkan di pasar ekspor, mulai dari kopi, kayu manis, pinang, karet,
hingga berbagai produk turunan perkebunan lainnya. Kehadiran layanan logistik
yang efisien diharapkan dapat menjadi penghubung bagi produk-produk lokal untuk
menjangkau pasar internasional secara lebih luas.
"Pada
prinsipnya, pelabuhan siap mendukung pertumbuhan ekspor komoditas unggulan asal
Jambi. Tidak hanya kopi, masih banyak potensi daerah yang dapat terus
dikembangkan bersama. Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi
antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas bisnis, serta seluruh pemangku
kepentingan agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar
bagi perekonomian daerah," tambahnya.
Sebagai salah satu gerbang logistik utama di
Provinsi Jambi, Terminal Petikemas Talang Duku terus berperan dalam mendukung
kelancaran arus barang ekspor dan impor. Melalui layanan kepelabuhanan dan
logistik yang terintegrasi, IPC TPK Area Jambi senantiasa meningkatkan kualitas
layanan dan efisiensi operasional guna memberikan kemudahan akses pasar bagi
pelaku usaha serta memperkuat peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang
ekspor komoditas unggulan Jambi ke berbagai negara tujuan.
(Andi R.,R./Red.
WMI).





.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar