Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil - WARTA MARITIM INDONESIA I MEDIA INFORMASI KEMARITIMAN

Breaking

SPTP

 


SPJM


PT Akses Pelabuhan Indonesia


SPMT




Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 05 Maret 2024

Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil

 


Jakarta - (wartamaritimindonesia.com)

 Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Yoyo Hidayat, bersama dengan anggota Bhabinkamtibmas, melaksanakan pengecekan terhadap ketersediaan dan harga beras di wilayah Kepulauan Seribu Utara pada Selasa (05/03/2024). Kegiatan ini dilakukan dalam upaya memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat dan untuk mengawasi stabilitas harga.


Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga beras medium di wilayah tersebut stabil di angka Rp. 15.000,- per liter. Hal ini merupakan penurunan harga dari sebelumnya yang mencapai Rp. 16.000,- per liter. Selain itu, stok beras di wilayah Kepulauan Seribu Utara juga dinyatakan aman hingga masa lebaran.




Meskipun demikian, harga beras di wilayah Kepulauan Seribu cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan harga di DKI Jakarta. Hal ini disebabkan oleh faktor biaya upah kuli angkut kapal dan ongkos transportasi kapal laut yang memengaruhi biaya distribusi beras ke wilayah kepulauan.


Iptu Yoyo Hidayat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga beras untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat. "Kami terus memonitor harga dan ketersediaan beras di wilayah kami untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat. Dengan stok yang aman dan harga yang stabil, kami berharap dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat," ujar Iptu Yoyo Hidayat.


Kegiatan pengecekan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengawasi harga dan ketersediaan pangan, serta dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah kepulauan yang memerlukan perhatian khusus dalam distribusi dan akses terhadap pangan.


(Ys./WMI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad