Banten (WMI.Com)
- PT
Pelindo Jasa Maritim (PJM) terus memperkuat kesiapan operasional, keselamatan,
dan kualitas layanan melalui pemantauan langsung di lapangan. Upaya tersebut
dilakukan melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang
dilaksanakan Direktur Operasi dan Teknik PJM di Pelabuhan Banten pada 2
September 2025 dan dilanjutkan di Pelabuhan Panjang pada 3 September 2025.
Management
Walkthrough menjadi bagian dari upaya manajemen untuk memastikan pelaksanaan
operasional berjalan sesuai standar, aspek keselamatan diterapkan secara
konsisten, serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan berada dalam kondisi
siap dan layak digunakan.
Dalam
kunjungan tersebut, Direktur Operasi dan Teknik PJM meninjau secara langsung
sejumlah aktivitas dan fasilitas operasional, sekaligus melihat kondisi di
lapangan dan memberikan arahan terkait peningkatan kualitas pelayanan.
Salah satu
hal yang menjadi perhatian adalah standardisasi komunikasi operasional antara
kapal pandu, kapal tunda, serta unsur terkait lainnya. Pemahaman dan komunikasi
yang efektif perlu terus diperkuat, khususnya dalam pelayanan kapal asing.
Keseragaman komunikasi dan kepatuhan terhadap prosedur diperlukan untuk
mencegah terjadinya miskomunikasi serta meminimalkan potensi keluhan (complaint)
dari pengguna jasa.
Kesiapan dan
kondisi kapal tunda juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Kebersihan
kapal, kondisi fasilitas, serta kesiapan sarana pendukung perlu dijaga secara
konsisten guna mendukung kelancaran dan kualitas pelayanan operasional.
Selain itu,
kondisi fasilitas ruang istirahat pandu turut menjadi perhatian. Fasilitas
tersebut perlu dipastikan dalam kondisi baik sebagai bagian dari dukungan
terhadap kenyamanan dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pelayanan.
Dari sisi
keselamatan, pemeriksaan terhadap tali kapal dan berbagai peralatan pendukung
operasional juga perlu dilakukan secara berkala. Kesiapan peralatan menjadi
salah satu faktor penting dalam memastikan kegiatan pelayanan berlangsung
dengan aman dan sesuai standar yang ditetapkan.
Di Pelabuhan
Panjang, manajemen turut menyoroti kebutuhan fasilitas atau lokasi sandar
khusus bagi kapal tunda. Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat
mendukung efektivitas penempatan kapal tunda sekaligus menunjang kelancaran
kegiatan operasional di wilayah pelabuhan.
Sementara
itu, di Pelabuhan Banten, ditemukan kondisi monitor pada fasilitas planning
yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti untuk
memastikan fungsi monitoring operasional dapat berjalan secara optimal dan
mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
Selain aspek
operasional, Direktur Operasi dan Teknik juga menekankan pentingnya pengawasan
dan pengendalian penggunaan BBM kapal. Seluruh penggunaan BBM harus dilakukan
secara tertib, transparan, sesuai ketentuan, dan dapat dipertanggungjawabkan
guna mencegah terjadinya penyalahgunaan serta menjaga kepercayaan dan reputasi
perusahaan.
“Penggunaan
BBM kapal harus dilakukan secara tertib, transparan, sesuai ketentuan, dan
dapat dipertanggungjawabkan. Pengawasan yang baik penting untuk mencegah
terjadinya penyalahgunaan sekaligus menjaga kepercayaan dan reputasi
perusahaan,” ujar Direktur Operasi dan Teknik PJM.
Melalui
Management Walkthrough, PJM mendorong agar setiap temuan dan arahan di lapangan
dapat segera ditindaklanjuti secara konkret. Kegiatan ini sekaligus menjadi
sarana untuk memperkuat koordinasi antara manajemen dan tim operasional dalam
memastikan standar pelayanan dan keselamatan diterapkan secara konsisten.
Penguatan
kesiapan operasional tersebut sejalan dengan agenda transformasi Danantara
Indonesia dalam mendorong BUMN untuk meningkatkan tata kelola, memperkuat
efisiensi dan keandalan operasional, serta menciptakan nilai tambah yang
berkelanjutan bagi perusahaan dan perekonomian nasional.
PJM terus
mendukung agenda Danantara Indonesia untuk berfokus pada penguatan
kualitas layanan, disiplin operasional, penerapan keselamatan, serta tata
kelola yang berintegritas. Upaya tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat
kontribusi PJM dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan dan logistik
nasional.
Management
Walkthrough menjadi salah satu langkah berkelanjutan PJM dalam membangun budaya
Safety, Integrity, and Operational Excellence di seluruh lini pelayanan,
sekaligus mendorong perbaikan berkesinambungan untuk memberikan layanan terbaik
kepada pengguna jasa.
(Red.
WMI/Andi R. Rola).







.jpg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar