JAKARTA (Wartamaritimindonesia.com) -Sekolah Tinggi Manajemen LABORA (STML) kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dengan mewisuda 200 lulusan dalam Wisuda Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) yang digelar di Hotel Santika Harapan Indah Bekasi, Hari ini Sabtu 25 April 2026.
Secara rinci jumlah lulusan tersebut terdiri dari:
35 lulusan Program Sarjana (S1)
165 lulusan Program Pascasarjana (S2)
Wisuda ini merupakan:
Wisuda ke-29 untuk Program Sarjana (S1)
Wisuda ke-34 untuk Program Pascasarjana (S2)
Sebagian wisudawan berasal dari berbagai instansi strategis seperti Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Bea dan Cukai, BPK, PT Pelindo (Persero), PT. Angkasa Pura 2 (Persero), beberapa BUMN lain dan sektor swasta. Sementara itu, sebagian besar lulusan Program S1 merupakan penerima beasiswa KIP dari pemerintah sebagai bentuk komitmen pemerataan pendidikan. Skema beasiswa uang kuliah semester 1-8 dan Dengan uang saku Rp 8,4 juta per semester selama 8 semester.
Tema Wisuda 2026 :
“Membangun UMKM dan Ekonomi Kreatif Indonesia yang Tangguh melalui Inovasi, Digitalisasi, dan Kepemimpinan Berintegritas,”
Acara ini menegaskan komitmen STML dalam menjawab tantangan global sekaligus memperkuat peran strategis UMKM dan ekonomi kreatif sebagai pilar ekonomi nasional.
Menjawab Tantangan Global: Adaptif, Inovatif, dan Berdampak
Dalam sambutannya, Ketua STML menegaskan bahwa dunia saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, serta perubahan perilaku pasar global.
Sejalan dengan hal tersebut, dalam sambutan resmi Kepala LLDIKTI Wilayah III juga ditegaskan bahwa lanskap bisnis saat ini terus bergejolak akibat disrupsi rantai pasok global, perubahan perilaku konsumen, serta percepatan digitalisasi, sehingga menuntut institusi pendidikan tinggi untuk semakin adaptif dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Oleh karena itu, STML terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang mampu mencetak profesional dan wirausahawan yang adaptif, inovatif, serta memiliki daya saing global.
UMKM dan Ekonomi Kreatif: Pilar Utama Ekonomi Nasional
Tema wisuda tahun ini dinilai sangat relevan karena sejalan dengan arah kebijakan nasional “Diktisaintek Berdampak”, yang menekankan bahwa pendidikan tinggi harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi.
Dalam sambutan Kepala LLDIKTI Wil 3 juga ditegaskan bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai capaian akademik semata, tetapi harus memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendampingi dan mengembangkan UMKM serta ekonomi kreatif.
Integritas sebagai Fondasi Kepemimpinan
Ketua STML menekankan bahwa di tengah era digital, karakter menjadi faktor pembeda utama.
“Teknologi tidak akan pernah cukup tanpa karakter. Dunia tidak kekurangan orang pintar, tetapi sangat membutuhkan orang-orang yang jujur.”
Pesan ini sejalan dengan pandangan dalam sambutan Kepala LLDIKTI Wil 3 yang mengutip pemikiran Peter Drucker:
“Management is doing things right, leadership is doing the right things.”
Hal ini menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga keberanian untuk memilih yang benar, terutama dalam situasi sulit.
Orasi Ilmiah oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif
Wisuda STML 2026 menghadirkan Irene Umar sebagai pemberi orasi ilmiah.
Dalam orasinya, beliau menegaskan pentingnya:
integrasi kreativitas dan teknologi
inovasi berkelanjutan
penguatan daya saing global
Generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global.
Pesan untuk Lulusan dan Orang Tua
Dalam sambutan Kepala LLDIKTI Wil 3 Jakarta, juga disampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah berinvestasi dalam pendidikan anak-anaknya.
Disebutkan bahwa keberhasilan wisudawan tidak terlepas dari peran keluarga yang telah memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan yang luar biasa.
Para lulusan diharapkan membawa nama baik almamater serta tetap rendah hati dalam perjalanan kariernya.
SEKOLAH TINGG MANAJEMEN LABORA
Merupakan institusi pendidikan tinggi yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
STML berawal dari berdirinya Yayasan Pendidikan dan Penataran Manajemen ORLAB (YPPM ORLAB) pada tahun 1982 oleh Almarhum Letkol Laut (Purn.) Ir. Paulus Tanuhandaru, M.Sc., M.Sc., yang bergerak dalam bidang pendidikan manajemen, konsultan, dan pengembangan eksekutif.
Pada tahun 1986, lembaga ini berkembang menjadi pendidikan formal melalui Akademi Manajemen ORLAB Program D3. Tahun 1990 mendirikan Institut Bisnis dan Manajemen LABORA yang menyelenggarakan Program MBA, yang selanjutnya program ini menjadi cikal bakal dari Program MM (Magister Manajemen). Selanjutnya pada tahun 1992, institusi ini bertransformasi dengan membuka Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) serta resmi menjadi Sekolah Tinggi Manajemen LABORA.
Dengan akreditasi institusi BAIK SEKALI (BAN-PT) serta dukungan sistem pembelajaran modern berbasis digital, STML telah meluluskan lebih dari 5.000 alumni yang berkiprah di berbagai sektor strategis nasional.
STML juga memiliki landasan nilai yang kuat melalui Doktrin LABORA, yaitu :
Wibawa yang didasarkan tidak pada Kekuasaan
Kekuasaan hanya untuk Pengabdian
Pengabdian dilaksanakan karena Sukacita
Pengabdian dilaksanakan karena Cinta Kasih sesama manusia
Tidak Membeda-bedakan karena Agama
Tidak Membeda-bedakan Karena Suku, Ras atau Golongan
Yang ada hanya satu bahwa kita semua adalah makhluk Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
Nilai ini menjadi pembeda utama STML dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter.
(Redaksi WMI/Andi Roesman Rola).






.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar