MAKASSAR (WMI.Com) – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services,
Dredging dan Shipyard
(MEPS) mencatatkan kinerja cemerlang dengan laba bersih
unaudited 2025 lebih besar 50,80% dibandingkan dengan tahun
2024 dan mencapai sebesar 123,79% dari Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) tahun 2025
Hingga
Desember 2025 kinerja unaudited menunjukkan peningkatan
yang signifikan, pendapatan usaha SPJM mencapai sebesar 8.743,41 Miliar, naik
20,29% secara Year on Year (YoY) dan terealisasi 109,84% melebihi target RKAP Tahun 2025. Selaras dengan itu, Laba Usaha SPJM juga mengalami
kenaikan 24,56 % secara YoY dan melampaui target RKAP Tahun 2025 sebesar
46,35% atau Rp. 249,28 Miliar
dengan laba bersih
sebesar Rp. 497,31 Miliar.
“Pencapaian
tahun 2025 ini cukup luar biasa karena SPJM masih mampu terus menunjukkan performa cemerlang dengan pelampauan target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun. Kepercayaan pelanggan yang tercermin dari peningkatan trafik dan cakupan
layanan serta inovasi perbaikan
layanan untuk keunggulan operasional merupakan faktor kunci pencapaian
kinerja Tahun 2025 ini,” terang SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus
Patrick.
Performa keuangan yang meningkat tentunya sejalan dengan kinerja operasional pelayanan SPJM yang
juga menunjukkan trend positif. Kinerja Operasional layanan pemanduan,
penundaan, docking, pengelolaan alur,
distribusi BBM dan gas, layanan listrik, waste
management, layanan oil spill response (OSR), dan equipment terealisasi mencapai lebih dari target RKAP.
Secara Grup,
Layanan Pemanduan SPJM meningkat 106,47% secara YoY sebanyak 3.547.282.627 gerakan,
melebihi RKAP 110,80%.
Selaras dengan itu, layanan penundaan mencapai 5.363.069.712 GT Jam,
atau 114,88% terhadap RKAP 2025 dan mencapai 107.68% YoY. Layanan Docking terealisasi sebanyak 53 Unit, 155,88% dari RKAP 2025 yaitu 34 unit dan naik 108,16%
YoY. Di lini pengerukan, terjadi peningkatan 293, 91% secara YoY, yaitu
realisasi sebesar 1.949.002 M3.
Pengelolaan Alur mencapai 27.963.542 Ton, naik 102,42% YoY dan mencapai 117,58% dari RKAP. Dari lini port services atau layanan Pelabuhan, distribusi BBM mencapai 67.660 KL, naik 108,85% YoY. Sedangkan distribusi gas naik 109,69% YoY dengan realisasi 15.326.239 MMBTU,
186,62% dari RKAP 2025.
Penyediaan
air bersih pada tahun 2025 mencapai 2.935.281 Ton, naik 112,06% YoY. Penyediaan
Listrik naik 104,37% YoY, dan mencapai 110,68% terhadap RKAP 2025, sebesar
215.091.855
KwH. Layanan Waste Management 100% mencapai RKAP, dengan realisasi 240.700 Kg. Layanan OSR melebihi
RKAP 135,36% dengan angka 15.619.268 ton, atau naik 130,93%
secara YoY.
Untuk lini Bisnis equipment atau peralatan SPJM juga menunjukkan kinerja yang positif. Availability atau ketersediaan alat mencapai 90,22%,
atau melebihi target RKAP dengan realisasi
sebesar 106,14%. Mean Time To Repair
(MTTR) realisasinya melebihi RKAP sebesar 124,56% dengan realisasi
4,01 jam, naik 387,37% secara YoY. Sedangkan Mean Time Between Failure (MTBF), naik 121,09% secara YoY dengan realisasi
452,42% terhadap RKAP 2025
di angka 135,73 jam.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan seluruh pihak, utamanya para pelanggan yang senantiasa memberikan kepercayaan untuk menggunakan layanan SPJM Grup serta kerja keras seluruh personil SPJM disetiap lini.
Kinerja 2025 ini akan menjadi
landasan untuk rencana program ekspansi
bisnis ditahun 2026. Kami akan terus menjaga stabilitas bisnis,
peningkatan coverage wilayah, optimalisasi standarisasi, dan
mengedepankan inisiasi strategic
partnership dengan mitra potensial untuk penguatan pangsa pasar dan cakupan
layanan SPJM Grup,
ujar Tubagus.
(Andi Roesman Rola/Red. WMI).






.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar