Jakarta - (wartamaritimindonesia.com)
Destinasi wisata sejarah maritim yang akan di lihat oleh turis lokal maupun internasional, Menengok kebelakang, Pelabuhan Sunda Kelapa adalah salah satu peninggalan sejarah yang berkaitan dengan kemaritiman. Kini Pelabuhan Sunda Kelapa berfungsi sebagai pelabuhan pelayaran rakyat dan kawasan wisata.
Pelabuhan sebagai kawasan wisata ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam hal kegiatan bongkar muat barang secara tradisional dan penggunaan Kapal Phinisi.
Namun sejauh ini dalam perkembangannya untuk menuju pelabuhan kawasan wisata ini belum dikembangkan dengan baik dan kondisi eksisting kawasan wisata yang belum bisa melayani para wisatawan dalam menunjang kegiatan wisata dan pemanfaatan peninggalan sejarah lainnya.
Bahkan Rencana Induk Pelabuhan (RIP), menjadi dasar pengembangan telah menunggu persetujuan dari Pemrov DKI Jakarta dalam Tata ruang dan Tata Kelola kedepan.
“Butuh studi kelayakan dan tinjauan lebih mendasar kajian RIP, yang sudah disetujui. Tinggal menunggu saja,”kata Chaerul, KSOP Sunda Kelapa kepada kepada wartamaritimindonesia.com,Senin (23/11/2021).
Rancangan pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa kedepan tidak sejalan kondisi yang ada sekarang. Infrastruktur terabaikan. Mengakibatkan genangan air (banjir) yang terus melanda. Drainase tidak berfungsi dan mengakibatkan jalan memasuki Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa perlu ke hatian-hatian. Karena dihadang banjir yang tak pernah surut sehingga agak sedikit licin.
Pelabuhan Sunda kelapa Akan menjadi sorotan turis lokal maupun internasional dilihat dari destinasi wisata sejarah ke maritimannya yang sejak dulu, begitupun akan ada perubahan wajah baru di pelabuhan Sunda kelapa yang sudah di rencanakan kedepannya keseluruhan namun proses mengeujudkan semua itu bertahap dan di butuhkan sinergitas kepada pihak pusat serta pihak lainnya,"Ujar Chaerul.
“Kemungkinan kantor baru kita tempati secepatnya. Harapanya agar peningkatan kinerja lebih ditingkatkan,”ungkap Chaerul.





.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar