JAKARTA - (wartamaritimindoneia.com)
Sudah empat bulan terakhir ini harga minyak kelapa atau goreng melambung tinggi yang berimbas pada pedagang kecil hingga menurunkan hasil pendapatan mereka.
Modal jualan pun menjadi tak sebanding dengan pendapatan di karenakan harga minyak terus melonjak dari Rp25.000 (dua puluh lima ribu) dan saat ini sudah hampir mencapai Rp40.000 (empat puluh ribu) perkilonya," ungkap Anjar.
Seperti yang dirasakan salah satu pedagang kecil yang menjual gorengan dan sangat membutuhkan minyak kelapa untuk menggoreng jajajkannya.
Anjar, lelaki kelahiran asal Purbalingga mengeluh dengan tingginya harga minyak mengatakan," Wah gimana mau untung, balik modal saja udah bagus, selama empat bulan ini modal tak seimbang jauh dengan hasil pendapatan,"keluhnya yang berjualan di daerah Tipar Cakung, Jakarta Timur saat ditemui wartamaritimindonesia.com, Jumat (19/11/2021).
Pedagang tersebut juga enggan menaikan harga jual dagangannya, khawatir pelanggan menjadi keberatan dari harga jual sebelumnya.
Anjar, bersama pedagang kecil lainnya berharap agar pemerintah memperhatikan pedagang kecil dan cepat mengatasi kenaikan harga minyak kelapa atau goreng agar harga segera kembali normal seperti semula dan mereka bisa mendapatkan penghasilan yang cukup.
(Yadhi s./WMI)





.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar