JAKARTA (WMI.Com) - PT Jasa Armada
Indonesia Tbk (IDX: IPCM), perusahaan penyedia jasa pemanduan dan penundaan
kapal yang merupakan bagian dari PT Pelindo Jasa Maritim dan Pelindo Group,
kembali menunjukkan kapabilitas operasionalnya melalui keberhasilan pelayanan
jasa pemanduan dan penundaan terhadap MSC BREMERHAVEN V, kapal peti kemas
berukuran Panamax dengan panjang 295 meter Length Overall (LOA), yang
melaksanakan sandar di Pelabuhan Patimban (3/8/2026).
Dalam pelayanan tersebut, IPCM
mengerahkan empat kapal tunda, yaitu KT Jayakarta 2, KT Teluk Jakarta 208, KT
BVS 208, dan KT Abimanyu V, untuk memastikan proses pemanduan dan penundaan
berlangsung dengan aman, andal, dan sesuai dengan standar keselamatan
pelayaran. Pelayanan ini mencerminkan kesiapan armada dan kompetensi insan IPCM
dalam menangani kapal-kapal peti kemas berukuran besar yang beroperasi di
pelabuhan strategis nasional.
Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia
Tbk, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa keberhasilan pelayanan MSC BREMERHAVEN
V merupakan bukti kesiapan IPCM dalam mendukung pengembangan ekosistem logistik
nasional dan meningkatnya aktivitas kapal internasional di Pelabuhan Patimban.
"Keberhasilan pelayanan kapal Panamax MSC BREMERHAVEN V menunjukkan
kesiapan operasional IPCM dalam mendukung pelabuhan yang semakin berkembang
sebagai salah satu simpul logistik nasional. Dengan mengedepankan aspek
keselamatan, keandalan, dan profesionalisme, kami berkomitmen untuk terus
memberikan layanan pemanduan dan penundaan yang memenuhi standar internasional
serta mendukung kelancaran arus logistik nasional," ujar Shanti.
Kedatangan MSC BREMERHAVEN V menjadi
salah satu momentum penting bagi perkembangan Pelabuhan Patimban yang terus
meningkatkan perannya sebagai pelabuhan internasional. Seiring beroperasinya
layanan peti kemas internasional secara reguler, pelabuhan ini diproyeksikan
melayani weekly call kapal-kapal peti kemas mulai dari ukuran Handymax/Supramax
(150–200 meter) hingga Panamax (lebih dari 250 meter) dengan frekuensi sekitar
3–4 kunjungan setiap bulan. Kehadiran kapal peti kemas berukuran Panamax ini
mencerminkan meningkatnya aktivitas pelayaran internasional dan membuka peluang
pertumbuhan layanan marine, khususnya jasa pemanduan dan penundaan kapal yang
menjadi kompetensi utama IPCM.
Sebagai bagian dari Pelindo Group, IPCM
akan terus memperkuat kapabilitas operasional melalui peningkatan kompetensi
sumber daya manusia, keandalan armada, serta penerapan standar keselamatan dan
pelayanan terbaik. Perseroan optimistis meningkatnya aktivitas kapal
internasional di Pelabuhan Patimban akan memberikan kontribusi positif terhadap
pertumbuhan bisnis sekaligus mendukung penguatan daya saing logistik maritim
Indonesia di tingkat global.
(Red. WMI/Andi R. Rola).







.jpg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar